Merupakan spesies ikan hiu purba raksasa yang hidup sekitar 20 hingga 1,2 juta tahun lalu. Hiu ini berukuran lebih besar dari sebuah kapal pesiar. Namanya sendiri berarti “gigi yang besar”. Megalodon termasuk jenis hiu perairan dalam /Dasar laut yang jarang naik ke permukaan kecuali untuk mencari mangsa yang ingin dimakannya. Walaupun hiu jenis ini belum pernah ditemukan dalam keadaan hidup, tetapi banyak di antara kalangan ilmuwan berpendapat bahwa megalodon ini masih hidup, dan hiu tersebut masih keturunan dekat dengan hiu putih.
2. Basilosaurus
Basilosaurus adalah genus cetacean yang hidup dari 40 hingga 34 juta tahun silam di akhir Eosen. Sisa sisa fosilnya telah ditemukan di Amerika Serikat (Louisiana), dan waktu itu sempat dipercaya sebagai semacam reptil laut raksasa. Walaupun penelitian lebih lanjut telah membantahkan hal ini. Fosil dari sekurangnya dua spesies lain dari takson ini telah ditemukan di Mesir dan Pakistan. Basilosaurus dapat tumbuh hingga sepanjang 18 meter (60 kaki), dan dipercaya sebagai hewan terbesar di masa saat mereka hidup. Sirip belakang mereka yang kecil telah menarik perhatian bagi para paleontologis.
3. Liopleurodon
Hewan ini merupakan genus reptil laut karnivora yang masuk kedalam klad Pliosauroidea. 2 spesies Liopleurodon hidup di masa Callovian pada periode Jura Pertengahan (c. 160 hingga 155 mya), sementara spesies ketiga, L. rossicus, hidup pada masa Jura Akhir. Nama genus Liopleurodon diperkenalkan oleh H.E Sauvage pada tahun 1873 atas dasar tiga gigi berukuran 70 milimeter.
4. Jaekelopterus Rhenaniae
Hewan purba ini termasuk dalam spesies sea scorpion. panjang dari hewan ini adalah 2,5 meter. hewan ini menjadi salah satu dari dua anthropoda terbesar yang pernah ditemukan. Meskipun hewan ini termasuk “kalajengking laut”, akan tetapi para ahli beranggapan bahwa hewan ini hidup di perairan tawar, seperti danau dan sungai.
5. Mosasaurus
Mosasaurus adalah kadal air karnivora, kadang-kadang menyerupai buaya bersirip. Mosasaurus memiliki rahang besar memanjang. Genus ini hidup pada era Maastrichtian dalam periode Cretaceous (era Mesozoik ), sekitar 70-65 juta tahun yang lalu. Hewan ini ditemui didekat sungai Meuse (Latin Mosa + Yunani sauros kadal). Capelliniosuchus yang sempat dianggap sebagai buaya metriorhynchid, sebenarnya adalah sinonim kecil dari Mosasaurus. Mosasaurus pertama yang pernah ditemukan, Mosasaurus hoffmannii, ditemukan di tambang didekat Maastricht, Belanda tahun 1770-an.
6. Dunkleosteus
Tidak seperti hiu, yang telah bertahan selama lebih dari 400 juta tahun, Dunkleosteus memiliki jangka pendek dari 50 juta tahun. Mereka dapat mencapai ukuran tubuh hingga panjang 30 kaki dan beratnya lebih dari 4 ton. Karena tubuhnya yang secara alami terbentuk seperti lapisan baja, hewan ini dapat dikategorikan sebagai hewan yang bergerak relatif lambat. Hewan ini dianggap hanya berdiam di bagian dasar dari lautan.
Selain gigi, bagian rahang depan dari hewan ini berbentuk seperti paruh yang sangat tajam.
7. Kronosaurus
Kronosaurus yang mempunyai leher pendek ini adalah seekor reptile laut pemakan daging sepanjang 9 meter. Ia mempunyai 4 sirip, dua di depan dan dua di dekat ekornya yang pendek. Kepalanya besar dengan rahang yang sangat kuat. Kepalanya bisa mencapai 9 kaki ( 2,7 meter), ini sekitar sepertiga panjang badannya. Beratnya dapat mencapai sekitar 20 ton. Giginya terdapat disekeliling rahangnya yang dapat memotong kulit dan cephalopods. Kronosaurus hidup di laut lepas sekitar Australia selama periode Cretaceous awal. Kronosaurus sebenarnya bukanlah dinosaurus, tetapi merupakan suatu plesiosaurus, tipe lain dari reptil.
8. Giant Stingray
Giant Stingray merupakan hewan prasejarah air yang masih hidup sampai saat ini, ikan pari-pari ini adalah salah satu-satunya ikan pari air tawar yang terbesar dan paling berbahaya yang pernah ada di dunia. tetapi ikan ini mudah dilatih seperti anjing laut dan lumba-lumba.
9. Helicoprion
Helicoprion merupakan jenis dari hiu yang hidup sekitar 300 tahun yang lalu. hiu ini memiliki gigi berbentuk lingkaran yang mengingatkan pada gergaji bulat.
Tidak ada lokasi yang pasti dari “gigi-bulat” itu, mengingat bahwa “gigi-bulat” tersebut merupakan satu-satunya fosil yang dikenali. Berdasarkan rekonstruksi dari para ahli, sampai saat ini disimpulkan bahwa “gigi-bulat” tersebut terletak di bagian depan rahang bawah, yang berfungsi untuk menggali. Salah satu hipotesis menyebutkan bahwa gigi tersebut berfungsi untuk menjebol cangkang dari kerang yang merupakan salah satu makanannya.
10. Livyatan melvillei
melvillei adalah ikan paus yang memakan paus lain. Hewan purba Ini memiliki gigi terbesar dari setiap binatang yang pernah menggunakan gigi mereka untuk makan. melvillei tinggal di lautan yang sama dan makan makanan yang sama seperti Megalodon, jadi paus ini benar-benar harus bersaing dengan predator hiu terbesar yang pernah.
Berdasarkan penelitian, Sturgeon termasuk salah satu hewan purba yang masih hidup sampai sekarang, dimana diketahui hewan ini sudah ada sejak 200 juta tahun yang lalu dan dipercaya sudah berevolusi dengan lambat.
Tapi sayang, Ikan yang termasuk dalam keluarga ikan bertulang belakang ini, secara bebas sangat jarang bisa ditemukan, karena keberadaannya terancam punah. Hal ini dikarenakan, Sturgeon menjadi objek utama banyak para pemancing di dunia.
12. Hiu Goblin
Hiu Goblin merupakan salah satu jenis hiu terlangka di dunia dan diyakini sebagai satu-satu jenis hiu yang pernah hidup di jaman 120 juta tahun yang lalu. Dinamakan Hiu Goblin karena bentuknya yang jelek, tapi hewan ini tidak berbahaya.
Tadpole Shrimp adalah hewan sejenis kecebong mirip udang yang diperkirakan sudah ada sejak 70 juta tahun yang lalu dan sudah masuk daftar hewan yang terancam kepunahan.
Berdasarkan hasil temuan fosilnya, ternyata hewan ini berasal dati periode Upper Triassic, selain itu, evolusi juga tidak berlaku terhadap hewan ini, dimana diketahui, hewan ini tidak secara drastis mengubah bentuknya secara keseluruhan.
Coelacanth adalah salah satu jenis hewan purba yang masih hidup sampai sekarang yang pernah dianggap punah sebelum akhirnya ditemukan kembali pada tahun 1938 di lepas pantai Afrika Selatan.
Diperkirakan ikan ini sudah ada sejak 170 tahun yang lalu. Tapi sayangnya, hewan air ini sudah sangat jarang ditemukan dan sudah masuk daftar hewan yang akan segera punah.
Secara sekilas melihat hewan laut sejenis belut ini sangat mengerikan dengan gigi-gigi yang digunakannya untuk mengisap darah ikan di sekitarnya. Hewan ini diperkirakan sudah ada sejak 360 tahun yang lalu dan termasuk salah satu hewan purba yang masih hidup sampai sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar